“You Tell I Forget, You Teach I Remember, You Involve I Learn” (Benjamin Franklin)

Yayasan Insan Prima kembali menyelenggarakan webinar pendidikan untuk guru – guru TK dan SD seluruh Indonesia pada hari Sabtu, 15 Agustus 2020 dengan tema “Pendekatan Pembelajaran yang Menyenangkan dan Bermakna Untuk Siswa TK – SD“. Webinar ini bertujuan memfasilitasi guru – guru di seluruh Indonesia untuk dapat belajar di tengah pandemi covid-19.

Pembicara pertama Prof. Dr. Anna Suhaenah Supamo menjabat sebagai Ketua Prodi Pendidikan Dasar Pascasarjana UHAMKA, memberikan apresiasi kepada Yayasan Insan Prima yang telah menyelenggarakan Poros Guru Sabang Merauke. Beliau meminta guru-guru yang mengikuti webinar untuk terus belajar dan merancang pembelajaran sesuai dengan kondisi atau keadaan yang ada pada daerah masing – masing.

Beliau juga mengatakan bahwa perlunya kreativitas dari seorang guru untuk mengembangkan sumber belajar yang ada, karena sumber belajar itu sangat banyak sekali, misalnya dari pohon yang daunnya bisa dihitung untuk pelajaran matematika dan juga dari permainan – permainan lokal, seperti congklak, engklek, dan lain – lain yang bisa digali untuk menjadi sumber belajar.

Pada sesi yang kedua dengan pembicara ibu Indah Soelistyowati, S.Pd menjabat sebagai Wakil kepala Sekolah TK Pilar Indonesia yang menggunakan kurikulum International Baccalaureate Curricula, sekaligus salah satu penggagas program pendidikan anak berkebutuhan khusus di Sekolah Pilar Indonesia, mengatakan bahwa salah satu trik untuk menyajikan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan adalah dengan permainan, yang bertujuan agar siswa lebih fokus dan menghasilkan pembelajaran yang tidak membosankan.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa ciri – ciri pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan adalah :

  • Aktif
  • Otentik
  • Tujuan yang jelas
  • Kooperatif
  • Konstruktif
  • Interaktif
  • Kontekstual
  • Variatif
  • Fokus pada minat dan bakat

Setiap anak – anak memiliki rasa ingin tahu yang besar dan dari hal inilah guru dapat merancangkan pembelajaran, supaya anak – anak dapat terlibat secara aktif dalam pembelajaran di dalam kelas dan akan membuat mereka memiliki rasa tanggung jawab, untuk itulah guru perlu memberikan stimulus yang baik, karena jika tidak maka anak – anak akan merasa bosan untuk belajar.

Pada sesi yang ketiga Dr. Iwan Kresna Setiadi,S.E., M.M mengatakan makna penting dari pendidikan adalah adanya kerjasama antara guru dan siswa, dimana guru memfasilitasi dan melibatkan siswa di dalam pembelajaran, agar siswa dapat belajar untuk terus memperbaharui diri, belajar sesuatu yang baru secara terus menerus.

Apakah sulit? Tentu tidak, bila kita sebagai guru terus mau belajar dan belajar, mendengar dan melihat, serta berusaha untuk berubah, agar pembelajaran di Indonesia dapat menghasilkan anak – anak yang hebat dan bermanfaat untuk bangsa dan negara.