SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1442 H

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1442 H

(Foto diambil sebelum pandemi)

Hari ini dimulai ketika terbenamnya matahari atau ketika memasuki waktu Maghrib umat Muslim di dunia akan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H. Tahun baru Islam 1 Muharram Hijriyah menjadi hari penting dan bersejarah bagi umat Muslim. Awal tahun baru Islam menandai peristiwa penting yang  terjadi dalam sejarah Islam, yaitu memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 M. Ketika itu ditetapkanlah kalender Hijriyah yang dilakukan pada zaman Khalifah Umar bin Khattab.Kalender Hijriyah inilah yang menjadi sistem penanggalan umat Muslim di seluruh dunia.

Mengapa kita harus tahu kalender Hijriyah?

Kita sebagai seorang Muslim sangat penting mengetahui tanggal dan bulan Hijriyah, karena hal ini berhubungan dengan pelaksanaan ibadah umat Muslim. Ibadah-ibadah tersebut antara lain puasa di bulan Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal, wukuf di Arafah pada pelaksanaan Ibadah Haji tanggal 09 Dzulhijjah, Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dan lainnya.

Sore ini 19 Agustus 2020 bertepatan sekali, kita seluruh umat Muslim merayakan atau memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram Hijriyah. Biasanya seluruh umat Muslim pada hari pergantian tahunnya membaca doa akhir tahun dibaca setelah sholat Ashar dan membaca doa awal tahun setelah sholat Maghrib. Peringatan ini hakikatnya adalah mengenang kembali peristiwa hijrah sekaligus mendalami makna hijrah dan pengamalannya masa kini. Ada beberapa makna penting yang bisa kita gali dari peringatan tahun baru Hijriyah ini adalah hijrah yang berpindah dari keadaan yang tidak atau kurang baik, ke keadaan yang lebih baik.

Bagaimana cara menyambut Tahun Baru Islam di tahun ini ?

Perayaan tahun baru Hijriyah ini sebaiknya diisi dengan kegiatan positif yang bisa membantu mengevaluasi diri serta mempermudah menyusun rencana hidup di dunia ataupun akhirat yang lebih baik pada tahun berikutnya, misalnya mengevaluasi ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Pertama, evaluasi tentang iman. Seperti memastikan tidak adanya perbuatan syirik, suudzon, atau kemusyrikan yang dilakukan di tahun sebelumnya.

Kedua, evaluasi tentang islam. Seperti tentang shalat yang dikerjakan selama ini sudah tertib atau belum? Jika sudah tertib, istiqamah berjamaah atau tidak? Lalu, bisakah memaknai shalat itu bagi kehidupan?

Ketiga, evaluasi tentang ihsan, yaitu bagaimana kita bersikap baik atau melakukan amalan terbaik yang dikehendaki Allah SWT dalam situasi dan kondisi apapun. Misalnya mengevaluasinya dari kebiasaan yang kita lakukan, apakah sudah sesuai ajaran Islam atau belum. Kemudian mengevaluasi perilaku saat berada di tempat umum, seperti jalan raya, saat antri, buang sampah, bertegur sapa dan mengevaluasi perilaku kepada sesama. Sudahkah kita berbuat baik kepada orang miskin, warga yang terdampak Covid-19, anak terlantar, anak yatim dan lainnya?

Evaluasi tak hanya perjalanan menuju ke dalam ketaqwaan diri saja, namun ketika bersikap kepada orang lain. Pada masa pandemi Covid-19, menurut Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin berharap segala bentuk kegiatan menyambut tahun baru Hijriyah digelar secara sederhana dan mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19. “Jika ada perayaan, agar digelar sederhana dan mematuhi protokol Covid-19. Tetap jaga jarak dan hindari potensi kerumunan massa” kata Kamaruddin, Selasa (18/08/2020).

Jadi pada Tahun Baru Hijriyah 1442 H dan di tengah pandemi ini kita bisa memperingatinya dengan penuh ketaatan sesuai protokoler kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Manfaatkan kehadiran Tahun Baru dengan kesederhanaan dan penuh rasa syukur untuk terus berusaha memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih baik lagi. Mari semangat bangkit dan lakukan perubahan dari berbagai keterpurukan akibat dampak wabah Covid-19. Refleksikan kesalahan tahun lalu agar tidak terulang kembali ditahun yang akan datang.

Selamat Tahun Baru Islam 1442 H