Pengenalan Lingkungan Sekolah Secara Online

Masa pandemik belum berakhir, sedangkan tahun ajaran baru 2020/2021 telah tiba. Senin 13 Juli 2020 adalah waktu dimana tahun ajaran baru dimulai. Namun demikian, sekolah belum bisa dibuka untuk melakukan proses pembelajaran secara langsung atau tatap muka begitu juga dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Pengenalan Lingkungan Sekolah sangat penting karena bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada lingkungan barunya. Selain itu, Pengenalan lingkungan sekolah juga membuat siswa mengenali siapa saja gurunya, dan teman sekelasnya siapa saja. Melihat sangat pentingnya Pengenalan Lingkungan Sekolah,  Dimana yang biasanya Sekolah Nasional Insan Prima  melakukan kegiatan tersebut secara langsung, namun untuk tahun ini berbeda. Karena Pengenalan Lingkungan Sekolah dilakukan secara Online (Virtual). 

Toiled Training adalah salah satu kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah yang dilakukan oleh TK  Nasional Insan Prima secara online. Bagaimana Toiled Training siswa dapat dilakukan secara online oleh siswa TK Nasional Insan Prima?  yaitu dengan cara siswa mengurutkan gambar  yang dibagikan keorangtua siswa. Kemudian siswa mengirimkannya hasil urutan gambar tersebut kepada gurunya.

Adapun salah satu kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ditinggat SD Sekolah Nasional Insan Prima yaitu membuat mahkota nama dan profil siswa. Bahkan tidak hanya siswa yang membuat akan tetapi gurupun ikut andil untuk membuatnya. Karena, selain untuk memberikan sebagai contoh bentuk dari mahkota, guru dan siswapun memakainya saat  virtual perkenalan dengan guru-gurunya. Meski Pengenalan Lingkungan Sekolah dilaksanakan secara virtual, para guru berusaha selalu bisa memberikan bimbingan yang baik sehingga tidak mengurangi nilai dari kegiatan tersebut. Selain itu, Pengenalan Lingkungan Sekolah virtual online, siswa siswi SMP upacara dalam jaringan, dimana isinya seperti adanya sambutan dari kepala sekolah dan menyanyikan lagu Indonesia raya.

Walaupun  Pengenalan Lingkungan Sekolah dilaksanakan secara vitual, antusias anak-anak sangat terlihat. Hal tersebut dapat dilihat oleh Ibu Yeni Sibarani yang secara langsung mengikuti virtual Pengenalan Lingkungan Sekolah siswa kelas satu. Bu Yeni yang merupakan guru SBdP sekolah Nasional Insan Prima berpendapat, “Saya melihat  anak-anak sangat antusias, terlihat dari hasil karya anak yang penuh dengan kreativitas dalam membuat mahkota. Biasanya saat tatap muka pembuatan mohkota nama sudah ditentukan temanya, kali ini anak-anak diberi kebebasan dalam membuatnya walaupun sebagian dibantu oleh orangtua. Karena saat virtual hasil karyanya akan dilihat oleh bapak dan Ibu guru, orang tua, teman bahkan orangtua dari teman-temannya”.